setiap berusaha memejamkan mata, yang ada hanya rasa takut. takut jika aku terbangun lalu mendapati diriku yang sendiri dan kesepian. entah mengapa alam mimpi lebih menyenangkan, ketimbang harus menghadapi dunia yang selalu mempermainkanku.
aku semakin menikmati setiap kali mata ini terpejam, dan menyusuri setiap jengkal dunia abstract yang menjanjikan segala macam kebahagiaan itu. tetapi, aku tidak dapat tinggal selamanya di dalamnya bukan? aku sadar hal itu hanyalah sebuah selingan atau (mungkin) hadiah agar hidupku tak terlalu membosankan. aahhh.....sudahlah, apapun namanya itu aku selalu bahagia.
saat aku terjaga.. seperti sebuah balon sabun yang pecah begitu saja, dan menyisakan sebuah kecemasan. kemudian, aku selalu meyakinkan diri bahwa hari ini akan baik-baik saja. aku bisa melewatinya dengan mudah. hanya perlu sedikit berakting. berakting disini bukan berarti kita menjadi orang yang munafik. tetapi, terkadang ada sesuatu yang tidak harus diketahui orang lain. misalnya, jangan pernah menampakkan kalau kau tak bahagia, sedih, atau kesepian. karena kau hanya akan mendapatkan rasa kasihan. kau tau? hal yang sangat menyedihkan ialah ketika orang lain mengasihanimu.
seperti pagi-pagi biasanya, pagi ini aku terjaga.. bukan mendapati kesepian atau kesendirian, melainkan kekosongan. aku tiba-tiba tersadar, selama ini aku tidak pernah benar-benar sendiri. aku punya banyak teman, aku punya keluarga, dan aku punya Sang Pencipta. aku juga tidak pernah benar-benar kesepian, aku terlalu sibuk untuk mengerjakan ini itu, nge-gaul sama teman-teman, dan rajin update status di semua jaringan sosial yang aku punya. bukankah semua itu cukup membuktikan bahwa tidak ada yang harus dicemaskan, semuanya berjalan baik.
namun, jika melihat jauh ke dalam satu-satunya tempat yang tak dapat diukur atau diperkirakan (HATI). aku benar-benar seperti mati rasa. aku tak dapat merasakan apa-apa, semuanya hambar. mengapa demikian? trauma masa lalu kah? atau sebuah penolakkan? penolakkan atas semua pengharapan yang berakhir di atas keputusasaan.






0 komentar:
Posting Komentar